BaruBersiap untuk lomba hitung mental? Lihat format persisnya — 200 soal dalam 8 menit.Kompetisi: 200 soal, 8 mntLihat formatnya
K
Kani
Sempoa Kosmis
Baru · Alat gratis

Sebuah sempoa soroban virtual gratis di browsermu.

Geser butirannya langsung di sini — soroban berkerangka kayu yang sama seperti yang dipakai murid kami, dengan hingga 15 tiang, bingkai yang bisa dibagikan, dan input keyboard. Tanpa pendaftaran, tanpa pemasangan, gratis selamanya.

Memuat sempoa…

Dibuat untuk latihan sungguhan, bukan demo tangkapan layar.

🫳

Butiran mengikuti sentuhan

Butirannya mengikuti jarimu 1:1, mengunci ke nilai yang tepat saat dilepas, dan bergerak bertumpuk seperti soroban sungguhan. Sentuh maupun tetikus sama-sama jalan.

📏

3 sampai 15 tiang

Mulai sempit untuk pelajaran pertama atau lebarkan untuk latihan banyak digit. Tiang ribuan diberi warna agar anak langsung menemukan pemisahnya.

👁️

Tampilkan atau sembunyikan angka

Nyalakan dan matikan baris angka di bawah setiap tiang — cocok untuk memeriksa sendiri saat berlatih, atau disembunyikan agar nilainya dibaca di kepala dulu.

📱

Jalan di mana saja

Web, ponsel, tablet. Kerangkanya menyesuaikan layar dan jumlah tiang otomatis dibatasi di ponsel sempit agar semua butiran tetap terlihat. Tanpa akun, tanpa pemasangan, tanpa pelacakan.

Cara memakai sempoa virtual

  1. 1

    Atur sebuah angka

    Geser butiran ke arah palang tengah untuk menghitungnya, dan jauhkan untuk menghapusnya. Setiap tiang adalah satu digit — butir langit di atas bernilai lima, setiap butir bumi di bawahnya bernilai satu.

  2. 2

    Pilih lebarnya

    Pilih antara 3 sampai 15 tiang. Tiga tiang sudah cukup untuk pelajaran pertama; lima belas memungkinkanmu menyusun angka sampai triliunan.

  3. 3

    Tampilkan atau sembunyikan angka

    Biarkan baris angka terlihat selagi belajar membaca butirannya, lalu sembunyikan dan baca nilainya dari kerangkanya saja — itu langkah pertama menuju hitung mental.

  4. 4

    Latih penjumlahan dan pengurangan

    Atur angka awal, lalu tambah atau kurangi dengan menggeser butiran tiang demi tiang. Putaran singkat setiap hari lebih baik daripada sesi panjang sekali seminggu.

Pandu Aku — pemecah langkah demi langkah

Tulis soal penjumlahan, pengurangan, perkalian, atau pembagian apa pun dan Pandu Aku mengerjakannya di soroban satu gerakan biji sekaligus. Setiap langkah menyebut teknik di balik gerakan itu — gerakan langsung, kawan kecil (pelengkap 5), dan kawan besar (pelengkap 10) — jadi kamu belajar metodenya, bukan cuma jawabannya.

Coba Pandu Aku

Mengapa aritmetika mental penting

Menggerakkan biji memaksa murid memecah setiap bilangan menjadi bagian basis 10 — langkah mental yang dilewati kalkulator. Dengan latihan, murid belajar membayangkan soroban dan menghitung bilangan banyak angka sepenuhnya di kepala, teknik yang dikenal sebagai anzan. Program Kani Math yang lengkap membangun keterampilan itu melalui sembilan level pelajaran, latihan, dan kompetisi.

Apa itu soroban?

Kerangka di atas adalah soroban Jepang — satu butir langit per tiang di atas pembatas, empat butir bumi di bawahnya. Tata letak 1+4 itulah yang membedakan soroban modern dari suanpan Tiongkok yang lebih tua (2+5). Butirannya lebih sedikit, hitungannya lebih cepat.

Jepang telah mengajarkan soroban di sekolah dasar selama lebih dari satu abad, dan masih melakukannya — karena tata letak bersih yang mempercepat penjumlahan itu jugalah yang memungkinkan murid terlatih membayangkan sempoa di kepalanya. Bayangan mental itu adalah fondasi hitung mental, dan alasan lulusan soroban bisa mengalahkan kalkulator pada penjumlahan banyak digit.

Satu alat, banyak nama

Kerangka butiran di halaman ini punya nama berbeda hampir di setiap tempat ia dipakai. Di Jepang ia soroban, tata letak 1+4 yang kami ajarkan. Di Tiongkok ia suanpan, rancangan 2+5 yang lebih tua dengan satu butir tambahan di atas dan di bawah palang. Orang Prancis menyebut alat hitung butiran apa pun boulier, dan di Spanyol serta Amerika Latin ia ábaco. Dalam bahasa Indonesia kita menyebutnya sempoa.

Apa pun namanya — soroban, suanpan, boulier, atau ábaco — idenya sama: angka menjadi posisi butiran yang bisa langsung dikerjakan jari dan matamu. Sempoa virtual gratis ini mengikuti tata letak soroban Jepang karena itulah yang menjadi dasar program hitung mental modern, tetapi siapa pun yang belajar di suanpan atau boulier sekolah akan langsung merasa akrab dalam hitungan detik.

Sempoa virtual — pertanyaan umum

Apa itu sempoa?
Soroban adalah sempoa Jepang dengan satu biji di dek atas ("langit", bernilai 5) dan empat biji di dek bawah ("bumi", masing-masing bernilai 1) pada setiap tiang. Geser biji ke arah palang tengah untuk menghitungnya. Setiap tiang mewakili satu nilai tempat — satuan, puluhan, ratusan, dan seterusnya.
Bagaimana cara memakainya?
Klik atau ketuk sebuah biji untuk memindahkannya. Biji langit berpindah antara aktif (turun, menambah 5) dan diam (naik, menambah 0). Biji bumi naik ke arah palang untuk dihitung. Angka di atas setiap tiang menunjukkan digit saat ini.
Berapa tiang yang dimiliki sempoa online ini?
Sempoa online Kani Math mendukung 3 sampai 15 tiang. Pengguna desktop bisa memilih hingga 15 tiang — cukup untuk bilangan 15 angka. Pengguna ponsel dibatasi 12 tiang dalam mode lanskap dan 6 dalam mode potret supaya barisan biji tetap mudah disentuh di layar seukuran ponsel.
Apakah ada pintasan papan tombol?
Ada. Klik sebuah tiang untuk memfokuskannya, lalu pakai 0–9 untuk mengatur digit, ↑/↓ untuk menggesernya, Spasi (atau H) untuk mengalihkan biji langit, Backspace untuk menghapus, dan +/- untuk mengubah seluruh bilangan.
Bisakah saya membagikan keadaan sempoa saya ke murid atau guru?
Bisa. Klik tombol Bagikan untuk menyalin URL yang menyandikan bilangan yang sedang ada di bingkai beserta jumlah tiangnya. Membuka tautan itu di perangkat mana pun menampilkan biji yang sama — cocok untuk guru yang mengirim soal ke muridnya.
Apakah ini jalan di ponsel atau tablet?
Ya. Tata letaknya menyesuaikan diri dengan ponsel potret, ponsel lanskap, tablet, dan desktop. Biji menanggapi tarikan sentuh persis seperti tarikan tetikus, dan jumlah tiang otomatis dibatasi di layar sempit supaya bingkainya tetap mudah dipakai.
Apakah sempoa virtual ini benar-benar gratis?
Ya — sepenuhnya gratis, tanpa iklan, tanpa jualan tambahan, dan tanpa fitur terkunci. Dibuat oleh tim Kani Math sebagai alat terbuka untuk murid, orang tua, dan guru, dan tetap gratis.
Ke mana data saya pergi?
Pengaturan disimpan di penyimpanan lokal browser-mu. Tidak ada yang dikirim ke server, tidak ada akun yang dibuat, dan kami tidak melacak siapa yang memakai sempoa. Satu-satunya panggilan jaringan adalah satu ping analitik anonim agar kami tahu berapa banyak orang berkunjung.
Apa bedanya soroban dan suanpan?
Soroban Jepang punya 1 butir langit dan 4 butir bumi per tiang; suanpan Tiongkok punya 2 dan 5. Butiran tambahan pada suanpan cocok untuk satuan berat lama berbasis 16, sedangkan soroban yang lebih ringkas memetakan tepat ke digit desimal — itulah sebabnya latihan hitung mental modern memakainya.
Mengapa berlatih dengan sempoa itu membantu?
Menggerakkan biji memaksamu menghayati nilai tempat dan memecah setiap bilangan menjadi bagian basis 10. Murid yang berlatih dengan sempoa fisik atau virtual akhirnya belajar membayangkan bijinya dan menghitung sepenuhnya di kepala — keterampilan bernama anzan, dasar dari program aritmetika mental yang kompetitif.
Apa lagi yang ditawarkan Kani Math?
Pelajaran aritmetika mental dalam sembilan level (Fondasi sampai Agung), latihan angka kilat, duel satu lawan satu, alat kelas untuk guru, dan peta kemajuan bertema galaksi untuk anak. Jelajahi program lengkapnya di app.kani-math.com.

Mau lebih dari sekadar sempoa?

Pelajaran, latihan angka kilat, duel satu lawan satu, dan kurikulum soroban sembilan level — program lengkap Kani Math melanjutkan tepat di titik sempoa ini berhenti.

Jelajahi program Kani Math yang lengkap →

Dibangun dan dirawat oleh tim Kani Math. Tanpa iklan. Tanpa jualan tambahan.